KUII VIII 2026: Kongres Umat Islam Bersatu
- account_circle samarainstitut
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
#
Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII pada 24–26 Juli 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta. Acara lima tahunan tersebut bertema “Umat Bersatu, Bangsa Berdaulat, Negara Kuat”. Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka kongres pada hari pertama, Jumat 24 Juli 2026. KUII VIII akan menjadi wadah konsolidasi sekitar 87 organisasi Islam (di bawah payung MUI) dari seluruh tanah air, untuk berdialog membahas isu-isu kebangsaan (demokrasi, ekonomi, hukum, dll).
- KUII VIII digelar 24–26 Juli 2026 dengan tema “Umat Bersatu, Bangsa Berdaulat, Negara Kuat”.
- Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dan membuka kongres pada 24 Juli 2026.
- Kongres melibatkan sekitar 87 ormas Islam, menjadikannya forum besar lintas ormas yang difasilitasi MUI.
- Wakil Ketua MUI KH Marsudi Syuhud menyatakan bahwa KUII adalah amanat lima tahunan untuk menyatukan suara Islam.
- Berbagai isu strategis (ketahanan pangan, kebijakan nasional, akhlak bangsa, dll.) akan dibahas dalam sidang pleno bersama tokoh negara, akademisi, dan tokoh agama.
“Acara ini akan dibuka oleh Presiden, yaitu pada tanggal 24 Juli kira-kira jam 16.00. Setelah itu dilanjutkan dengan sidang pleno-pleno,” kata Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud.
KUII VIII diharapkan memperkuat persatuan umat Islam dan mengeluarkan rekomendasi yang konstruktif bagi negara. Kehadiran kepala negara menandakan pentingnya peran organisasi Islam dalam membangun bangsa. Dengan melibatkan banyak ormas, MUI menegaskan perannya sebagai “rumah besar umat Islam” yang menampung berbagai aspirasi umat. Kongres ini juga menjadi ajang validasi kebijakan keagamaan dan sosial agar sejalan dengan kebutuhan kebangsaan saat ini.
Sumber: Detik (22 Jul 2026); MUI Digital (21 Jul 2026).
- Penulis: samarainstitut

Saat ini belum ada komentar