Headline Artikel
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kajian » Rezeki: Mengapa Kita Tidak Perlu Berhenti Berusaha?

Rezeki: Mengapa Kita Tidak Perlu Berhenti Berusaha?

  • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rezeki merupakan salah satu hal yang sering menjadi perhatian manusia. Ketika mendapatkan keberhasilan, seseorang merasa bersyukur. Namun, ketika menghadapi kesulitan ekonomi atau belum mendapatkan hasil yang diharapkan, seseorang dapat merasa cemas dan kehilangan harapan.

Dalam kajian Islam, pembahasan mengenai rezeki tidak hanya berkaitan dengan uang. Rezeki dapat dipahami dalam bentuk yang lebih luas, termasuk kesehatan, keluarga, ilmu, kesempatan, waktu, dan berbagai nikmat yang diterima manusia.

Rezeki dan Ketetapan Allah

Seorang Muslim meyakini bahwa Allah SWT mengatur rezeki setiap makhluk-Nya. Keyakinan tersebut seharusnya memberikan ketenangan, bukan membuat seseorang berhenti berusaha.

Memahami konsep rezeki dapat membantu seseorang mengurangi rasa takut yang berlebihan terhadap masa depan.

Tetap Berusaha dan Berikhtiar

Keyakinan kepada Allah tidak berarti seseorang boleh meninggalkan usaha. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tetap perlu bekerja, belajar, mencari peluang, dan mengembangkan kemampuan.

Seorang pelajar perlu belajar agar mendapatkan pengetahuan. Seorang pekerja perlu menjalankan tanggung jawab dengan baik. Seorang pengusaha perlu berusaha mengembangkan bisnisnya.

Hasil akhirnya kemudian diserahkan kepada Allah SWT.

Tidak Membandingkan Rezeki

Salah satu sumber ketidaktenangan adalah kebiasaan membandingkan kehidupan dengan orang lain.

Melihat seseorang memiliki pekerjaan lebih baik, rumah lebih besar, atau penghasilan lebih tinggi dapat membuat seseorang merasa kurang.

Padahal, setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda. Bersyukur bukan berarti berhenti memiliki cita-cita, tetapi belajar menghargai apa yang sudah dimiliki sambil tetap berusaha mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Rezeki Bukan Hanya Materi

Rezeki sering kali identik dengan uang. Padahal, seseorang dapat memiliki banyak hal yang tidak dapat dibeli dengan uang.

Kesehatan, keluarga yang menyayangi, teman yang baik, kesempatan belajar, waktu bersama orang tua, dan ketenangan hati juga merupakan nikmat yang patut disyukuri.

Dengan memperluas pemahaman tentang rezeki, seseorang dapat lebih mudah melihat berbagai nikmat yang hadir dalam kehidupannya.

Antara Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Kehidupan seorang Muslim idealnya berjalan melalui tiga hal, yaitu usaha, doa, dan tawakal.

Usaha dilakukan dengan sungguh-sungguh. Doa menjadi bentuk permohonan kepada Allah SWT. Sementara tawakal berarti menyerahkan hasil kepada Allah setelah melakukan ikhtiar.

Ketiganya dapat membantu seseorang menghadapi kehidupan dengan lebih tenang.

Kajian tentang rezeki pada akhirnya mengajarkan bahwa manusia tidak perlu berhenti berusaha hanya karena hasil belum sesuai harapan. Selama masih memiliki kesempatan untuk mencoba, seseorang dapat terus belajar, bekerja, berdoa, dan memperbaiki diri.

  • Penulis: Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Emas Peradaban Islam di Spanyol dan Sisilia: Mercusuar Pengetahuan Penopang Renaisans Eropa

    Jejak Emas Peradaban Islam di Spanyol dan Sisilia: Mercusuar Pengetahuan Penopang Renaisans Eropa

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Ketika sebagian besar daratan Eropa berada dalam masa kegelapan pada Abad Pertengahan, belahan selatan Eropa justru bermandikan cahaya ilmu pengetahuan dan kemajuan peradaban. Lewat pintu Semenanjung Iberia (Spanyol/Andalusia) dan Pulau Sisilia di selatan Italia, peradaban Islam menorehkan salah satu lembaran paling gemilang dalam sejarah peradaban dunia. Bagaimana kisah kegemilangan itu bermula, apa saja peninggalannya, dan […]

  • Tidur dan Wudhu: Mengapa Posisi Tidur Bisa Menentukan Batal atau Tidak?

    Tidur dan Wudhu: Mengapa Posisi Tidur Bisa Menentukan Batal atau Tidak?

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Tidur merupakan aktivitas yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Namun, bagi seorang Muslim, tidur juga berkaitan dengan persoalan wudhu, terutama ketika seseorang hendak melaksanakan salat setelah bangun tidur. Dalam Islam, wudhu menjadi salah satu bentuk bersuci yang harus diperhatikan sebelum melaksanakan salat. Salah satu hal yang dibahas sebagai pembatal wudhu adalah tidur. Menariknya, para […]

  • Kampus Islami Ramah HAM: Ketika Toleransi dan Solidaritas Menjadi Bagian dari Pendidikan

    Kampus Islami Ramah HAM: Ketika Toleransi dan Solidaritas Menjadi Bagian dari Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kampus bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk belajar menghargai perbedaan, membangun solidaritas, dan memperlakukan setiap orang secara manusiawi. Karena itu, konsep kampus Islami yang ramah hak asasi manusia (HAM) menjadi penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan penuh toleransi. Sebuah penelitian yang dilakukan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) […]

  • Aceh Targetkan Pembelajaran Sains yang Terintegrasi dengan Al-Qur’an

    Aceh Targetkan Pembelajaran Sains yang Terintegrasi dengan Al-Qur’an

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Banda Aceh — Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan menyatakan tekad menjadikan Aceh sebagai salah satu pelopor penguatan pembelajaran sains yang terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran IPA yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan perspektif keislaman. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari visi untuk […]

  • Muhammad Al-Fatih: Pemuda yang Mengubah Sejarah Dunia Islam

    Muhammad Al-Fatih: Pemuda yang Mengubah Sejarah Dunia Islam

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sejarah Islam memiliki banyak tokoh yang dikenal karena keberanian dan kecerdasannya. Salah satunya adalah Sultan Muhammad Al-Fatih, pemimpin Kesultanan Utsmaniyah yang namanya sangat terkenal karena keberhasilannya menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453. Menariknya, keberhasilan tersebut diraih ketika Muhammad Al-Fatih masih berusia muda. Kisah hidupnya menjadi gambaran bahwa usia bukan satu-satunya ukuran kemampuan seseorang. Pendidikan, kedisiplinan, keberanian, […]

  • Ragam Tradisi dalam Islam: Memahami Keberagaman Budaya dalam Kehidupan Muslim

    Ragam Tradisi dalam Islam: Memahami Keberagaman Budaya dalam Kehidupan Muslim

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Islam merupakan agama yang memiliki ajaran yang luas dan mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. Dalam perkembangannya, Islam hadir di berbagai wilayah dengan latar belakang budaya, bahasa, adat istiadat, dan kebiasaan masyarakat yang berbeda-beda. Kondisi tersebut melahirkan beragam tradisi dalam kehidupan umat Muslim. Keberagaman tradisi dalam masyarakat Muslim merupakan bagian dari perjalanan sejarah dan budaya Islam. […]

expand_less