Headline Artikel
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Geber Mas 2026: Bersih-Bersih Masjid Nasional

Geber Mas 2026: Bersih-Bersih Masjid Nasional

  • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pada 10 Agustus 2026, Kementerian Agama resmi meluncurkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) 2026 dengan melibatkan lebih dari 50.000 masjid dan musala se-Indonesia. Program ini dipusatkan di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, dan digelar secara hybrid antara daring dan luring. Peluncuran Geber Mas tersebut dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar, didampingi Dirjen Bimas Islam dan pejabat DKI Jakarta. Selain kerja bakti fisik, gerakan ini bertujuan membangun kesadaran ekologis dan kualitas spiritual jamaah dengan menjaga kebersihan rumah ibadah.

  • Gerakan Geber Mas dilakukan serentak di 50 ribu masjid/musala pada 10 Agustus 2026.
  • Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan upaya edukasi lingkungan berlandaskan ajaran Islam.
  • Menteri Agama mengingatkan pentingnya kebersihan fisik dan batin masjid agar jamaah bisa beribadah dengan khusyuk.
  • Nasaruddin Umar menekankan masjid sebagai “meeting point antara hamba dengan Tuhan”, sehingga kebersihan tempat ibadah perlu dijaga.
  • Kemenag mendorong budaya gotong royong keluarga membersihkan masjid hingga area sekitar dan saluran air.
  • Direktorat Jenderal Bimas Islam menyatakan Geber Mas berkelanjutan untuk menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.

“Rumah ibadah adalah meeting point antara hamba dengan Tuhan. Bagaimana orang bisa berkonsentrasi dalam ibadah kalau tempatnya kotor, pengap, atau tidak nyaman?” ujar Menag Nasaruddin Umar.

Gerakan ini berimplikasi pada penguatan ekoteologi dan meningkatkan kesadaran sosial keagamaan dalam keseharian. Dengan melibatkan ribuan masjid dan pengurus DKM, Geber Mas menjadi momentum mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pemberdayaan umat (ekonomi, pendidikan, sosial). Langkah ini sejalan dengan prioritas Kemenag menanamkan nilai kebersihan dan gotong royong di kalangan umat (Muhammadiyah, NU, dan organisasi masyarakat lainnya).

Sumber: Republika (11 Agt 2026); TVRI News (10 Agt 2026).

  • Penulis: Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al-Khawarizmi: Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia Matematika

    Al-Khawarizmi: Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia Matematika

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Ketika mendengar kata matematika, banyak orang mungkin langsung teringat pada angka, rumus, dan berbagai perhitungan yang terkadang terasa rumit. Namun, tahukah Anda bahwa perkembangan matematika dunia tidak dapat dilepaskan dari kontribusi seorang ilmuwan Muslim bernama Al-Khawarizmi? Nama lengkapnya adalah Muhammad ibn Musa al-Khawarizmi. Ia merupakan salah satu ilmuwan penting pada masa kejayaan ilmu pengetahuan Islam. […]

  • Idul Adha 1447 H: 27 Mei 2026

    Idul Adha 1447 H: 27 Mei 2026

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Kementerian Agama menetapkan Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Keputusan ini diambil melalui Sidang Isbat pada 17 Mei 2026 di Jakarta. Berdasarkan sidang, 1 Dzulhijah 1447 H disepakati jatuh pada 18 Mei 2026, sehingga Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijah) bersamaan dengan 27 Mei 2026. Ketua Bimas Islam Kemenag, Menteri Nasaruddin Umar, menyampaikan penetapan resmi tersebut. Sebelumnya, […]

  • Misteri dan Sejarah Maqam Ibrahim: Batu yang Menjadi Saksi Pembangunan Ka’bah

    Misteri dan Sejarah Maqam Ibrahim: Batu yang Menjadi Saksi Pembangunan Ka’bah

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Maqam Ibrahim merupakan salah satu tempat bersejarah yang berada di sekitar Ka’bah, Masjidil Haram, Makkah. Meskipun disebut “maqam” atau tempat berdiri, Maqam Ibrahim bukanlah makam Nabi Ibrahim AS. Nama tersebut merujuk pada sebuah batu yang dalam tradisi Islam dikaitkan dengan Nabi Ibrahim AS ketika membangun Ka’bah bersama putranya, Nabi Ismail AS. Batu ini menjadi salah […]

  • Umar bin Khattab: Kisah Ketegasan, Keadilan, dan Kepemimpinan dalam Islam

    Umar bin Khattab: Kisah Ketegasan, Keadilan, dan Kepemimpinan dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Umar bin Khattab merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam. Ia adalah sahabat dekat Rasulullah SAW dan menjadi khalifah kedua setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq. Sosoknya dikenal memiliki karakter yang tegas, berani, sederhana, dan sangat memperhatikan keadilan. Kehidupan Umar bin Khattab menjadi salah satu kisah inspiratif karena perjalanan hidupnya menunjukkan bahwa seseorang dapat mengalami perubahan […]

  • Guru Kreatif, Mendidik Menuju Sang Maha Kreatif Play Button

    Guru Kreatif, Mendidik Menuju Sang Maha Kreatif

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, M. Psi, Psikolog, CWC.
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Guru Kreatif, Mendidik Menuju Sang Maha Kreatif Prof.Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi.Psikolog.CWC Kreativitas bukan sekadar keterampilan abad 21. Ia adalah sifat dasar manusia. Karena manusia diciptakan menurut fitrah Sang Pencipta. Tuhan adalah Al-Mubdi, Dzat yang Maha Kreatif, dari ketiadaan menjadi ada dan dari ide menjadi kenyataan. Peran guru menjadi sangat krusial di titik ini. Jika Tuhan […]

  • Kampus Islami Ramah HAM: Ketika Toleransi dan Solidaritas Menjadi Bagian dari Pendidikan

    Kampus Islami Ramah HAM: Ketika Toleransi dan Solidaritas Menjadi Bagian dari Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Kampus bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk belajar menghargai perbedaan, membangun solidaritas, dan memperlakukan setiap orang secara manusiawi. Karena itu, konsep kampus Islami yang ramah hak asasi manusia (HAM) menjadi penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan penuh toleransi. Sebuah penelitian yang dilakukan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) […]

expand_less