Headline Artikel
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MBKM di Universitas Islam Nusantara: Membuka Ruang Belajar Lebih Luas bagi Mahasiswa

MBKM di Universitas Islam Nusantara: Membuka Ruang Belajar Lebih Luas bagi Mahasiswa

  • account_circle samarainstitut
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kampus Berdampak | Universitas Islam Nusantara

Kuliah tidak harus selalu berlangsung di dalam kelas. Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pengalaman belajar di luar program studi maupun di luar kampus. Konsep ini dirancang untuk membuat pembelajaran perguruan tinggi lebih fleksibel, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Salah satu perguruan tinggi yang mengimplementasikan program tersebut adalah Universitas Islam Nusantara (UNINUS). Penelitian mengenai pelaksanaan MBKM di UNINUS melibatkan ribuan responden dari kalangan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk melihat kesiapan kampus dalam menjalankan program tersebut.

Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kelas

Salah satu daya tarik MBKM adalah kesempatan mahasiswa untuk belajar melalui berbagai aktivitas nyata. Programnya dapat berupa magang, KKN atau proyek desa, kampus mengajar, pertukaran pelajar, penelitian, kewirausahaan, studi independen, hingga proyek kemanusiaan.

Pengalaman tersebut membuat proses belajar tidak hanya berfokus pada teori. Mahasiswa dapat berhadapan langsung dengan masyarakat, dunia kerja, lembaga pendidikan, maupun lingkungan profesional.

Misalnya, melalui KKN, mahasiswa dapat belajar mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan merancang program yang sesuai. Sementara melalui magang, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai dunia kerja dan dapat mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan setelah lulus.

Seberapa Siap Kampus Menjalankan MBKM?

Hasil penelitian di UNINUS menunjukkan bahwa 57% responden menyatakan siap menjadi bagian dari pelaksanaan MBKM, sementara 40% belum siap dan 3% tidak memiliki minat. Tenaga kependidikan menunjukkan tingkat kesiapan yang lebih tinggi, yaitu 83%, sedangkan kesiapan dosen dalam memberikan motivasi terhadap pelaksanaan MBKM tercatat 53%.

Data tersebut menunjukkan adanya respons positif terhadap konsep pembelajaran yang lebih fleksibel. Namun, pelaksanaan MBKM tetap membutuhkan persiapan yang matang, terutama dalam hal informasi dan pemahaman program.

Sosialisasi Masih Menjadi Tantangan

Salah satu persoalan yang ditemukan adalah belum meratanya pemahaman mengenai kebijakan MBKM. Dalam survei, 53% responden menyatakan hanya mengetahui sebagian kecil kebijakan MBKM, 33% mengetahui sebagian besar, 4% mengetahui secara keseluruhan, sedangkan 10% tidak mengetahui kebijakan tersebut.

Artinya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan kampus, tetapi juga pada seberapa baik informasi tersebut diterima oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Belajar untuk Masa Depan

Pada akhirnya, MBKM dirancang bukan sekadar untuk memberikan pengalaman baru kepada mahasiswa. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan hard skill dan soft skill, sehingga mahasiswa lebih siap menghadapi perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dunia kerja.

Penelitian di UNINUS juga menyimpulkan bahwa MBKM dapat membantu meningkatkan kompetensi dan keterampilan mahasiswa serta mendorong mereka menjadi pribadi yang lebih mandiri dan adaptif. Bagi dosen, kegiatan di luar kampus juga dapat memperluas pengalaman dan membuka peluang transfer pengetahuan dengan dunia usaha maupun praktisi.

Pada akhirnya, makna “kampus merdeka” bukan sekadar belajar di tempat yang berbeda, tetapi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dari pengalaman nyata. Ketika pembelajaran di kelas dipadukan dengan pengalaman di masyarakat dan dunia profesional, mahasiswa memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang, mencoba, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

  • Penulis: samarainstitut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag Dorong UIN Ar-Raniry Menjadi Pusat Peradaban Islam Modern

    Menag Dorong UIN Ar-Raniry Menjadi Pusat Peradaban Islam Modern

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Banda Aceh — Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh agar semakin kuat berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus peradaban Islam modern. Pernyataan tersebut disampaikan ketika Menag memberikan kuliah umum dan pembinaan aparatur sipil negara di kampus UIN Ar-Raniry pada 11 Agustus 2026. Nasaruddin menilai Aceh mempunyai modal sejarah […]

  • Idul Adha 1447 H: 27 Mei 2026

    Idul Adha 1447 H: 27 Mei 2026

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kementerian Agama menetapkan Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Keputusan ini diambil melalui Sidang Isbat pada 17 Mei 2026 di Jakarta. Berdasarkan sidang, 1 Dzulhijah 1447 H disepakati jatuh pada 18 Mei 2026, sehingga Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijah) bersamaan dengan 27 Mei 2026. Ketua Bimas Islam Kemenag, Menteri Nasaruddin Umar, menyampaikan penetapan resmi tersebut. Sebelumnya, […]

  • Ragam Masjid di Dunia: Dari Masjid Bersejarah hingga Arsitektur Modern

    Ragam Masjid di Dunia: Dari Masjid Bersejarah hingga Arsitektur Modern

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Masjid bukan hanya tempat umat Islam melaksanakan ibadah. Dalam perjalanan sejarah, masjid juga berkembang menjadi pusat pendidikan, kegiatan sosial, kebudayaan, dan kehidupan masyarakat. Tidak mengherankan jika masjid di berbagai negara memiliki bentuk dan karakter arsitektur yang sangat beragam. Dari bangunan bersejarah yang telah berusia ratusan tahun hingga masjid modern dengan desain futuristik, semuanya menunjukkan perjalanan […]

  • Memahami Takdir, Ujian, dan Peran Pilihan dalam Kehidupan Manusia Menurut Perspektif Islam

    Memahami Takdir, Ujian, dan Peran Pilihan dalam Kehidupan Manusia Menurut Perspektif Islam

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pembahasan ini mendalam terkait konsep takdir dalam Islam, keterkaitan antara ujian hidup, pilihan manusia, dan bagaimana sejatinya manusia dihadapkan pada takdir yang tidak bisa diubah namun tetap diberikan kuasa memilih. Diskusi juga menyinggung peran para nabi serta bagaimana sikap terbaik manusia dalam menghadapi realitas hidup dan ujian. 1. Konsep Takdir dan Pilihan dalam Islam Takdir menurut penjelasan adalah […]

  • Masa Keemasan Islam: Ketika Baghdad Menjadi Pusat Ilmu Pengetahuan Dunia

    Masa Keemasan Islam: Ketika Baghdad Menjadi Pusat Ilmu Pengetahuan Dunia

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Ketika berbicara mengenai sejarah Islam, salah satu periode yang menarik untuk dipelajari adalah masa keemasan peradaban Islam. Pada periode tersebut, berbagai bidang ilmu pengetahuan mengalami perkembangan pesat. Salah satu kota yang memiliki peran penting adalah Baghdad. Kota ini berkembang menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan yang sangat berpengaruh. Baghdad sebagai Pusat Peradaban Baghdad […]

  • Memahami Takdir dalam Islam: Antara Ikhtiar, Doa, dan Tawakal photo_camera 1

    Memahami Takdir dalam Islam: Antara Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Pernahkah kita berkata, “Mungkin ini sudah takdir Allah” ketika mengalami kegagalan, kehilangan, atau sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan? Kalimat tersebut memang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Namun, apakah takdir berarti manusia hanya perlu menerima apa pun yang terjadi tanpa berusaha? Dalam Islam, persoalan takdir memiliki pembahasan yang luas. Takdir bukanlah alasan bagi manusia […]

expand_less