Headline Artikel
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kajian » Rezeki: Mengapa Kita Tidak Perlu Berhenti Berusaha?

Rezeki: Mengapa Kita Tidak Perlu Berhenti Berusaha?

  • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rezeki merupakan salah satu hal yang sering menjadi perhatian manusia. Ketika mendapatkan keberhasilan, seseorang merasa bersyukur. Namun, ketika menghadapi kesulitan ekonomi atau belum mendapatkan hasil yang diharapkan, seseorang dapat merasa cemas dan kehilangan harapan.

Dalam kajian Islam, pembahasan mengenai rezeki tidak hanya berkaitan dengan uang. Rezeki dapat dipahami dalam bentuk yang lebih luas, termasuk kesehatan, keluarga, ilmu, kesempatan, waktu, dan berbagai nikmat yang diterima manusia.

Rezeki dan Ketetapan Allah

Seorang Muslim meyakini bahwa Allah SWT mengatur rezeki setiap makhluk-Nya. Keyakinan tersebut seharusnya memberikan ketenangan, bukan membuat seseorang berhenti berusaha.

Memahami konsep rezeki dapat membantu seseorang mengurangi rasa takut yang berlebihan terhadap masa depan.

Tetap Berusaha dan Berikhtiar

Keyakinan kepada Allah tidak berarti seseorang boleh meninggalkan usaha. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tetap perlu bekerja, belajar, mencari peluang, dan mengembangkan kemampuan.

Seorang pelajar perlu belajar agar mendapatkan pengetahuan. Seorang pekerja perlu menjalankan tanggung jawab dengan baik. Seorang pengusaha perlu berusaha mengembangkan bisnisnya.

Hasil akhirnya kemudian diserahkan kepada Allah SWT.

Tidak Membandingkan Rezeki

Salah satu sumber ketidaktenangan adalah kebiasaan membandingkan kehidupan dengan orang lain.

Melihat seseorang memiliki pekerjaan lebih baik, rumah lebih besar, atau penghasilan lebih tinggi dapat membuat seseorang merasa kurang.

Padahal, setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda. Bersyukur bukan berarti berhenti memiliki cita-cita, tetapi belajar menghargai apa yang sudah dimiliki sambil tetap berusaha mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Rezeki Bukan Hanya Materi

Rezeki sering kali identik dengan uang. Padahal, seseorang dapat memiliki banyak hal yang tidak dapat dibeli dengan uang.

Kesehatan, keluarga yang menyayangi, teman yang baik, kesempatan belajar, waktu bersama orang tua, dan ketenangan hati juga merupakan nikmat yang patut disyukuri.

Dengan memperluas pemahaman tentang rezeki, seseorang dapat lebih mudah melihat berbagai nikmat yang hadir dalam kehidupannya.

Antara Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Kehidupan seorang Muslim idealnya berjalan melalui tiga hal, yaitu usaha, doa, dan tawakal.

Usaha dilakukan dengan sungguh-sungguh. Doa menjadi bentuk permohonan kepada Allah SWT. Sementara tawakal berarti menyerahkan hasil kepada Allah setelah melakukan ikhtiar.

Ketiganya dapat membantu seseorang menghadapi kehidupan dengan lebih tenang.

Kajian tentang rezeki pada akhirnya mengajarkan bahwa manusia tidak perlu berhenti berusaha hanya karena hasil belum sesuai harapan. Selama masih memiliki kesempatan untuk mencoba, seseorang dapat terus belajar, bekerja, berdoa, dan memperbaiki diri.

  • Penulis: Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khutbah Jumat: Pengertian, Hukum, Rukun, dan Hikmah bagi Umat Islam

    Khutbah Jumat: Pengertian, Hukum, Rukun, dan Hikmah bagi Umat Islam

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Khutbah Jumat merupakan salah satu bagian penting dalam pelaksanaan salat Jumat. Setiap hari Jumat, umat Islam laki-laki yang memenuhi syarat berkumpul di masjid untuk melaksanakan ibadah yang memiliki kedudukan khusus dalam Islam. Sebelum salat Jumat dilaksanakan, terdapat khutbah yang disampaikan oleh khatib sebagai nasihat dan pengingat bagi jamaah. Khutbah Jumat bukan sekadar ceramah biasa. Di […]

  • Muhammad Al-Fatih: Pemuda yang Mengubah Sejarah Dunia Islam

    Muhammad Al-Fatih: Pemuda yang Mengubah Sejarah Dunia Islam

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sejarah Islam memiliki banyak tokoh yang dikenal karena keberanian dan kecerdasannya. Salah satunya adalah Sultan Muhammad Al-Fatih, pemimpin Kesultanan Utsmaniyah yang namanya sangat terkenal karena keberhasilannya menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453. Menariknya, keberhasilan tersebut diraih ketika Muhammad Al-Fatih masih berusia muda. Kisah hidupnya menjadi gambaran bahwa usia bukan satu-satunya ukuran kemampuan seseorang. Pendidikan, kedisiplinan, keberanian, […]

  • Ragam Tradisi dalam Islam: Memahami Keberagaman Budaya dalam Kehidupan Muslim

    Ragam Tradisi dalam Islam: Memahami Keberagaman Budaya dalam Kehidupan Muslim

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Islam merupakan agama yang memiliki ajaran yang luas dan mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. Dalam perkembangannya, Islam hadir di berbagai wilayah dengan latar belakang budaya, bahasa, adat istiadat, dan kebiasaan masyarakat yang berbeda-beda. Kondisi tersebut melahirkan beragam tradisi dalam kehidupan umat Muslim. Keberagaman tradisi dalam masyarakat Muslim merupakan bagian dari perjalanan sejarah dan budaya Islam. […]

  • Fikih Muamalah di Era Digital: Bagaimana Islam Memandang Jual Beli Online?

    Fikih Muamalah di Era Digital: Bagaimana Islam Memandang Jual Beli Online?

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi mengubah cara manusia melakukan transaksi. Jika dahulu jual beli dilakukan dengan bertemu langsung di pasar atau toko, kini seseorang dapat membeli barang hanya melalui smartphone. Belanja online telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat modern. Namun, muncul pertanyaan menarik bagi umat Islam: bagaimana fikih memandang transaksi yang dilakukan secara digital? Persoalan tersebut termasuk dalam […]

  • Sabar dalam Menghadapi Ujian: Memahami Makna Kesabaran dalam Islam

    Sabar dalam Menghadapi Ujian: Memahami Makna Kesabaran dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Setiap manusia pasti menghadapi ujian dalam kehidupannya. Ada yang diuji melalui masalah keluarga, pekerjaan, pendidikan, kehilangan, kegagalan, maupun keadaan yang tidak sesuai dengan harapan. Dalam kondisi seperti itu, Islam mengajarkan umatnya untuk bersabar. Namun, sabar bukan berarti hanya diam dan menerima keadaan tanpa melakukan apa pun. Sabar merupakan sikap teguh dalam menghadapi kesulitan sambil tetap […]

  • Fikih dalam Kehidupan Sehari-hari: Mengapa Muslim Perlu Memahaminya?

    Fikih dalam Kehidupan Sehari-hari: Mengapa Muslim Perlu Memahaminya?

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Prof. Dr. Salamuddin, S. Ag, M.A.
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Ketika mendengar kata fikih, sebagian  orang mungkin langsung membayangkan pembahasan tentang salat, wudu, puasa, atau zakat. Padahal, cakupan fikih jauh lebih luas. Fikih berkaitan dengan berbagai aturan yang membantu seorang Muslim menjalani kehidupan sesuai dengan tuntunan Islam. Secara sederhana, fikih dapat dipahami sebagai ilmu yang membahas hukum-hukum praktis dalam kehidupan seorang Muslim berdasarkan dalil-dalil syariat. […]

expand_less