Headline Artikel
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » NU Muktamar ke-35 di Jombang

NU Muktamar ke-35 di Jombang

  • account_circle samarainstitut
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Muktamar NU ke-35 di Jombang Soroti Masa Depan Pesantren dan Kualitas SDM Santri

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35. Keputusan diambil dalam Rapat Gabungan Syuriyah-Tanfidziyah PBNU pada 7 Juli 2026, yang diumumkan Rais Aam KH Miftachul Akhyar. Selain lokasi, PBNU memutuskan menunda jadwal muktamar: semula 1–5 Agustus digeser menjadi 27–31 Agustus 2026. Penundaan diperlukan agar penyelenggara tambal infrastruktur dan fasilitas pendukung sebelum acara besar tersebut.

  • Lokasi Muktamar NU ke-35 adalah di Pesantren Tambakberas, Jombang (gubernur jatim).
  • Keputusan pelaksanaan 27–31 Agustus 2026 diumumkan PBNU untuk optimalisasi persiapan.
  • Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menyatakan Tambakberas adalah hasil mufakat forum PBNU.
  • Persiapan infrastruktur menjadi alasan mundurnya jadwal, seperti penyelesaian fasilitas yang belum rampung.
  • Sekjen PBNU Gus Ipul (Saifullah Yusuf) mengajak segenap pengurus wilayah dan cabang NU memaksimalkan persiapan dan berpartisipasi mensukseskan muktamar.

“Akhirnya Rapat Gabungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menetapkan Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, … sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU yang akan diselenggarakan pada 27 Agustus 2026,” kata Ketua Panitia Gus Ipul.

Penetapan lokasi dan jadwal baru ini signifikan bagi kelancaran muktamar terbesar NU. Perubahan jadwal dipandang perlu untuk memberikan waktu yang cukup mempersiapkan acara yang melibatkan ribuan delegasi NU dari seluruh Indonesia. Keputusan ini juga mencerminkan pentingnya “manajemen kepemimpinan” NU dalam mengelola forum besar, sehingga setiap tahap (pemilihan ketua umum baru, bahtsul masail) bisa berlangsung dengan matang.

Sumber: Republika (8 Jul 2026); NU Online (7 Jul 2026).

  • Penulis: samarainstitut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Islam Memiliki Banyak Tradisi? Mengenal Ragam Budaya Muslim di Dunia

    Mengapa Islam Memiliki Banyak Tradisi? Mengenal Ragam Budaya Muslim di Dunia

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Islam merupakan agama yang dianut oleh masyarakat dari berbagai negara dan latar belakang budaya. Karena itu, kehidupan umat Islam di berbagai wilayah memiliki warna yang beragam. Mulai dari cara berpakaian, makanan, arsitektur masjid, hingga tradisi masyarakat dapat memiliki ciri khas masing-masing. Keragaman tersebut menjadi salah satu hal menarik dalam kehidupan umat Islam. Meskipun memiliki keyakinan […]

  • Misteri dan Sejarah Maqam Ibrahim: Batu yang Menjadi Saksi Pembangunan Ka’bah

    Misteri dan Sejarah Maqam Ibrahim: Batu yang Menjadi Saksi Pembangunan Ka’bah

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Maqam Ibrahim merupakan salah satu tempat bersejarah yang berada di sekitar Ka’bah, Masjidil Haram, Makkah. Meskipun disebut “maqam” atau tempat berdiri, Maqam Ibrahim bukanlah makam Nabi Ibrahim AS. Nama tersebut merujuk pada sebuah batu yang dalam tradisi Islam dikaitkan dengan Nabi Ibrahim AS ketika membangun Ka’bah bersama putranya, Nabi Ismail AS. Batu ini menjadi salah […]

  • Khadijah RA: Kisah Perempuan Mulia yang Menjadi Pendukung Rasulullah SAW

    Khadijah RA: Kisah Perempuan Mulia yang Menjadi Pendukung Rasulullah SAW

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Khadijah binti Khuwailid RA merupakan salah satu perempuan paling mulia dalam sejarah Islam. Ia adalah istri pertama Rasulullah SAW dan termasuk orang pertama yang beriman kepada beliau. Kisah hidup Khadijah memberikan banyak inspirasi tentang keteguhan hati, kesetiaan, keberanian, dan dukungan terhadap perjuangan di jalan Allah SWT. Sosok Perempuan yang Cerdas dan Mandiri Sebelum menikah dengan […]

  • Memilih Tema Khutbah Jumat yang Relevan: Menyampaikan Pesan Islam di Tengah Kehidupan Modern

    Memilih Tema Khutbah Jumat yang Relevan: Menyampaikan Pesan Islam di Tengah Kehidupan Modern

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Khutbah Jumat merupakan salah satu kesempatan penting bagi umat Islam untuk mendapatkan nasihat dan pengingat keagamaan secara rutin. Setiap pekan, jamaah berkumpul di masjid dengan latar belakang kehidupan yang berbeda. Ada pelajar, pekerja, pedagang, orang tua, hingga berbagai kelompok masyarakat lainnya. Karena itu, tema khutbah Jumat memiliki peran penting. Pesan yang disampaikan tidak hanya perlu […]

  • Sejarah Khulafaur Rasyidin: Empat Pemimpin yang Melanjutkan Perjuangan Rasulullah SAW

    Sejarah Khulafaur Rasyidin: Empat Pemimpin yang Melanjutkan Perjuangan Rasulullah SAW

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Setelah Rasulullah SAW wafat, umat Islam menghadapi masa yang penuh tantangan. Rasulullah SAW merupakan pemimpin sekaligus pembimbing utama umat, sehingga wafatnya beliau menimbulkan kesedihan yang sangat mendalam. Namun, perjuangan umat Islam kemudian dilanjutkan oleh para sahabat utama yang dikenal dengan istilah Khulafaur Rasyidin. Mereka adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan […]

  • Ragam Tradisi dalam Islam: Memahami Keberagaman Budaya dalam Kehidupan Muslim

    Ragam Tradisi dalam Islam: Memahami Keberagaman Budaya dalam Kehidupan Muslim

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle samarainstitut
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Islam merupakan agama yang memiliki ajaran yang luas dan mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. Dalam perkembangannya, Islam hadir di berbagai wilayah dengan latar belakang budaya, bahasa, adat istiadat, dan kebiasaan masyarakat yang berbeda-beda. Kondisi tersebut melahirkan beragam tradisi dalam kehidupan umat Muslim. Keberagaman tradisi dalam masyarakat Muslim merupakan bagian dari perjalanan sejarah dan budaya Islam. […]

expand_less